Welcome to Chairunnisa Hypnodontia !

Sehat Berawal Dari Kata

“Walah… Seru ini makanannya, untuk yang muda ini. Kalau Aku bisa kholesterol”.

“Eh anakku, jangan minum air es kalo baru hujan begini, nanti bisa batuk kamu”.

“Aku tuh ya minum air aja jadi daging tau….”.

Pernah mendengar kalimat diatas? Atau malah ini kalimat yang sering terucap? Ucapan keluar selalu tanpa pernah kita sadari. Memang peranan pikiran bawah sadar sangat besar dalam keseharian kita.

Pemahaman dan keyakinan yang dianggap benar, akan muncul secara berulang-ulang. Bila kita mencermati kerja otak kita, kalimat diatas sungguh ngeri sekali dampaknya. Kata-kata yang mengalir bisa didengar oleh orang lain dan bahkan oleh diri sendiri juga. Pada saat sudah terucap prosesnya kata-kata tersebut mengalir lembut ke tubuh dan mengaktifkan port-post ssel saraf kita, sehingga semua bagian dari tubuh akan memproses kata-kata tersebut menjadi gelagat fisik, dan akhirnya mengabulkan semua permintaan yang berjalan dengan cepat dan tanpa sempat disadari apalagi untuk mengeditnya. Begitulah selalu proses pemaknaan berdampak pada sel tubuh kita dengan hitungan per-detik.

Saya jadi teringat kata-kata Albert Einstein :

IMAGINATION is more important than knowledge

Pada saat kata-kata diatas terucap tanpa disadari pula kalimat tersebut keluar menjadi bentuk suatu gambaran dibalik pikiran. Pada saat gambaran itu muncul, kembali lagi sang otak akan memproses sampai terwujud dalam bentuk tujuan yang sesuai dengan kata yang terucap. Bahkan gambar tersebut tak jarang muncul seperti film yang selalu dipertontonkan oleh peta mental kita. Sehingga ilmu pengetahuan yang tadinya dianggap benar menjadi pupus oleh gambaran imaginasi yang diarahkan sendiri oleh pikiran mental, tak bisa lagi menganalis apakah ini benar atau salah.

Padahal kita memiliki ilmu pengetahuan dan agama tentang makanan itu sendiri. Bahkan halal dan haram suatu makanan sudah diatur dalam Kitab Suci. Namun dalam keseharian, masihkan kita membuat prasangka terhadap makanan yang hendak dilumat? Masih yakinkah kalian bahwa

Sejatinya Allah akan memberi sesuai dengan prasangka hamba-Nya